Aksi Mahasiswa SPMM Tolak Aktivitas Tambang Dikawal Ketat Personel Polres Majene
Polres Majene - Demi memastikan keamanan dan kelancaran jalannya aksi damai, Personel Polres Majene kembali melakukan pengamanan terbuka dan tertutup pada kegiatan penyampaian aspirasi yang digelar oleh Solidaritas Perjuangan Mahasiswa Majene (SPMM).
Aksi demonstrasi tersebut berlangsung di dua titik strategis,
yakni kawasan Tugu Juang Kota Majene dan Kantor Bupati Majene, Kamis (11/12/25).
Sejak pagi, puluhan mahasiswa terlihat melakukan
konsolidasi sambil membawa spanduk, poster, serta pengeras suara yang berisi
seruan penyelamatan lingkungan. Mereka menyuarakan penolakan terhadap rencana
aktivitas pertambangan di wilayah Pamboang yang dinilai berpotensi merusak
ekosistem hutan dan mengancam ruang hidup masyarakat sekitar.
Untuk menjaga situasi tetap
kondusif, Polres Majene menurunkan puluhan personel dari berbagai satuan.
Petugas tampak membentuk pengamanan berlapis di kedua lokasi aksi dengan pola
humanis namun tetap tegas. Mereka juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk
menghindari kemacetan akibat pergerakan massa yang cukup besar.
Kapolres Majene melalui
Kasi Humas IPTU Suyuti mengungkapkan bahwa pengawalan aksi damai merupakan
bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan berekspresi masyarakat sesuai
amanat undang-undang.
“Polres Majene hadir untuk
memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kami mengedepankan pendekatan humanis agar mahasiswa merasa nyaman, namun tetap
menjaga agar tidak terjadi gangguan keamanan maupun ketertiban umum,” ujarnya.
Dengan berakhirnya aksi
tersebut, Polres Majene memastikan bahwa situasi kembali normal dan masyarakat
dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa. Pengamanan pun dinyatakan selesai
setelah seluruh massa aksi membubarkan diri dengan tertib.