
Bhabinkamtibmas Kelurahan Totoli Lakukan Pendampingan Kegiatan Posyandu “AMALIA” di Lingkungan Kalasa
Majene - Bhabinkamtibmas Kelurahan Totoli, Brigpol Askar, aktif mendampingi
kegiatan Posyandu AMALIA di lingkungan Kalasa, Kelurahan Totoli, Kecamatan
Banggae, Kabupaten Majene. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya
pencegahan stunting yang menjadi prioritas dalam program kesehatan masyarakat.
Stunting, atau kondisi gagal tumbuh
pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, menjadi perhatian serius
pemerintah dan berbagai pihak. Dalam kegiatan Posyandu hari ini, Brigpol Askar
memberikan edukasi serta himbauan kepada para ibu-ibu yang memiliki bayi dan
balita.
Dalam
kegiatannya juga, Ia menekankan pentingnya peran orang
tua dalam menjaga kesehatan anak, terutama dengan rutin membawa mereka ke
posyandu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kehadiran di posyandu sangat
penting untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi, vitamin, serta pemantauan
pertumbuhan yang teratur. Ini adalah langkah awal dalam pencegahan stunting,”
kata Brigpol Askar.
Pada kegiatan Posyandu AMALIA hari ini, rabu (19/6/24), dari total 52 bayi dan balita yang menjadi
sasaran, hanya 27 anak yang hadir. Brigpol Askar berharap dengan adanya edukasi
yang terus dilakukan, jumlah kehadiran ini bisa meningkat di masa mendatang.
“Jumlah kehadiran hari ini memang
masih jauh dari harapan. Namun, kami terus mengedukasi dan mengajak masyarakat
agar lebih aktif dan peduli terhadap kesehatan anak-anak mereka,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari
warga setempat yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan dan edukasi
langsung dari aparat kepolisian. Mereka menyadari pentingnya peran posyandu
dalam memantau kesehatan dan mencegah stunting pada anak-anak mereka.
Dengan upaya bersama antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat, diharapkan kasus stunting di lingkungan Kalasa dapat ditekan, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat dan cerdas. Brigpol Askar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mendampingi kegiatan-kegiatan kesehatan di wilayahnya, guna mewujudkan generasi penerus yang lebih baik.