Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Berhasil Mediasi Sengketa Tanah di Kelurahan Totoli
Polres Majene – Upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui patroli, namun juga melalui penyelesaian konflik sosial secara humanis.
Hal tersebut kembali ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas
Polsek Banggae, Brigpol Abdul Rahim, yang berhasil memediasi sengketa
kepemilikan tanah di Lingkungan Mangge, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae,
Kabupaten Majene, Senin (8/12/25).
Sengketa tanah tersebut
melibatkan dua warga Mangge, yakni Baharuddin (55) dan Umar (60). Perselisihan
bermula dari klaim Baharuddin yang menyebut bahwa tanah yang saat ini ditempati
dan dibangun rumah oleh Umar merupakan harta warisan dari orang tuanya.
Namun di sisi lain, Umar mengaku telah membeli tanah
tersebut dari seseorang bernama Samidin sehingga menganggap dirinya memiliki
hak penuh atas lahan tersebut.
Melihat adanya potensi konflik yang dapat mempengaruhi
situasi kamtibmas di wilayahnya, pihak Pemerintah Kelurahan Totoli bersama
Bhabinkamtibmas mengambil langkah cepat dengan mempertemukan kedua belah pihak
melalui proses mediasi di Kantor Kelurahan Totoli.
Mediasi tersebut turut disaksikan oleh Lurah Totoli Abd.
Rasak, S.IP, Kasi Pemerintahan Kelurahan Totoli, Kasi PMD, Kepala Lingkungan
Mangge, dan sejumlah pihak terkait lainnya.
Dalam proses mediasi yang
berlangsung secara terbuka dan penuh kekeluargaan itu, Brigpol Abdul Rahim
mengedepankan metode problem solving,
yakni penyelesaian masalah melalui dialog konstruktif dan pendekatan humanis
untuk menemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Setelah mendengarkan
penjelasan masing-masing, disepakati bahwa permasalahan akan diselesaikan tanpa
tekanan dari pihak manapun. Baharuddin bersedia menerima kesepakatan harga yang
diajukan oleh Umar terkait tanah tersebut.
Kesepakatan tersebut kemudian diperkuat melalui transaksi
resmi yang dibuktikan dengan kwitansi pembelian serta surat keterangan jual
beli tanah yang diterbitkan oleh Pemerintah Kelurahan Totoli.
Dengan tercapainya mufakat
ini, kedua pihak menyatakan lega dan berkomitmen menjaga hubungan baik sebagai
sesama warga Mangge. Pemerintah setempat maupun Bhabinkamtibmas berharap hasil
mediasi ini dapat menjadi contoh bahwa setiap permasalahan dapat diselesaikan
dengan kepala dingin melalui musyawarah dan komunikasi yang baik.