Ditbinmas Polda Sulbar Laksanakan Sosialisasi Penanganan Penyakit Tuberkulosis Kepada Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Majene
Polres Majene - Sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan nasional, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) melalui Direktorat Binmas dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar Sosialisasi Penanganan Penyakit Tuberkulosis (TBC) kepada para Bhabinkamtibmas jajaran Polres Majene. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wira Pratama 97 Polres Majene, Selasa (9/6/2026).
Sosialisasi
ini dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Majene AKP Muh. Irwan, Ps. Paur Sibinlat
Subdit Bin Satpam/Polsus Dit Binmas Polda Sulbar Ipda H. Eman Sulaiman, S.E.,
M.M., C.MTr., C.IBST., Koordinator TBC Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat
Harsalim, S.Kes., Kasi Dokkes Polres Majene, personel Biddokkes Polda Sulbar,
Penanggung Jawab Program TBC Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, para penanggung
jawab program TBC di puskesmas se-Kabupaten Majene, serta seluruh
Bhabinkamtibmas jajaran Polres Majene.
Dalam
sambutannya, Kasat Binmas Polres Majene AKP Muh. Irwan menyampaikan apresiasi
dan ucapan selamat datang kepada tim sosialisasi dari Polda Sulbar. Ia
menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam
memperkuat percepatan eliminasi TBC menuju Indonesia bebas Tuberkulosis.
Sementara
itu, Ipda H. Eman Sulaiman menjelaskan bahwa Tuberkulosis masih menjadi salah
satu penyakit yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, pendataan yang akurat, terstruktur, dan terintegrasi menjadi
langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan, penanganan, serta
pengendalian penyebaran penyakit tersebut.
“Keterlibatan
institusi kepolisian dalam mendukung program kesehatan masyarakat merupakan
bentuk nyata sinergitas lintas sektor untuk mewujudkan target nasional
eliminasi TBC. Melalui sosialisasi ini, diharapkan para Bhabinkamtibmas sebagai
ujung tombak Polri di desa dan kelurahan dapat memahami mekanisme pendataan
serta berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program di lapangan,” ujar
Ipda Eman.
Dalam
kesempatan tersebut, Ipda Eman juga memaparkan data pemetaan (mapping) jumlah
penderita TBC di wilayah Kabupaten Majene yang saat ini telah mencapai ratusan
kasus. Data tersebut menjadi perhatian bersama sekaligus dasar dalam menyusun
langkah-langkah penanganan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain itu,
Koordinator TBC Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Harsalim, S.Kes.,
turut memberikan materi mengenai informasi dasar Tuberkulosis, mulai dari
penyebab penyakit, cara penularan, langkah-langkah pencegahan, hingga metode
pengobatan yang harus dijalani oleh penderita agar dapat sembuh secara optimal.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara
kepolisian dan instansi kesehatan dalam mendukung program pemerintah untuk
menekan angka penyebaran TBC, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tuntas demi mewujudkan masyarakat
yang sehat dan produktif.