Gerak Cepat Pamapta Polres Majene Datangi TKP Dugaan Pengeroyokan di Depan Kampus Stikes Marendeng
Polres Majene – Gerak cepat ditunjukkan personel Polres Majene dalam merespons laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di depan Kampus Stikes Marendeng Majene, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Rabu (11/3/2026).
Peristiwa tersebut langsung
ditindaklanjuti oleh Pamapta
Polres Majene IPDA Mulya Dhewana Pribumi, S.Tr.I.K bersama personel
piket fungsi Polres Majene dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan
penanganan awal serta memastikan situasi tetap kondusif.
Dari informasi yang dihimpun
di lokasi, diketahui dua orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Korban
pertama bernama Arya Praditya Rukman (21), seorang mahasiswa yang
beralamat di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene.
Sementara korban kedua yakni Asnawi (31), juga berstatus
mahasiswa yang berdomisili di Jalan Jendral Ahmad Yani No. 6, Kelurahan Baru,
Kecamatan Banggae.
Berdasarkan kronologis
kejadian, sekitar pukul 17.30 Wita Arya Praditya Rukman sedang berkumpul
bersama seorang rekannya, Yuliana, di sebuah rumah kost yang berada di depan
Kampus Stikes Marendeng Majene. Tidak lama kemudian, sekelompok orang yang
diduga dalam pengaruh minuman keras datang ke lokasi dan langsung melakukan
pemukulan terhadap Arya.
Akibat kejadian tersebut,
Arya kemudian menghubungi rekannya, Asnawi, untuk meminta bantuan. Setelah itu Asnawi tiba di lokasi
kejadian. Namun situasi kembali memanas ketika para terduga pelaku bersama
rekannya kembali mendatangi rumah kost tersebut dan melakukan pengeroyokan
terhadap Asnawi.
Mendapat laporan tersebut,
personel Polres Majene segera menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan
langkah-langkah penanganan. Di antaranya dengan mengamankan lokasi, mendata
identitas korban serta saksi-saksi, serta melakukan pencarian alat bukti yang
berkaitan dengan kejadian tersebut.
Selain itu, petugas juga
mengantar para korban ke RSUD Kabupaten Majene guna menjalani pemeriksaan medis
dan visum sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.
Petugas kemudian
mengarahkan para korban untuk melaporkan secara resmi kejadian tersebut ke SPKT
Polres Majene agar dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan
untuk mengungkap identitas para terduga pelaku serta motif terjadinya
pengeroyokan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga
ketertiban dan segera melaporkan apabila mengetahui informasi yang berkaitan
dengan peristiwa tersebut.