Gerakkan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Tubo Sendana Dampingi Pengeringan Jagung Hasil Panen
Polres Majene - Sebagai bagian dari komitmen mendukung dan menggerakkan
program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsubsektor Tubo Sendana
Polres Majene Brigpol Isnain Shafar terus menunjukkan peran aktifnya di tengah
masyarakat.
Kali ini, Brigpol Isnain Shafar bersama Kelompok Tani BUMDes Batros
melaksanakan proses pengeringan biji jagung pascapanen guna mencapai standar
kualitas hasil pertanian yang optimal.
Kegiatan pengeringan jagung tersebut dilaksanakan di Dusun Lembang, Desa
Tubo Selatan, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, pada Senin (9/2/26).
Proses ini bertujuan untuk menurunkan kadar air biji jagung hingga berada pada
kisaran ideal 13–14 persen, sehingga jagung layak disimpan dalam jangka waktu
lebih lama serta memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasaran.
Jagung yang dikeringkan merupakan hasil panen dari lahan pertanian seluas 3
hektar yang sebelumnya ditanami bibit jagung hibrida F1 Super Bisi 18. Dari
lahan tersebut, kelompok tani berhasil memperoleh hasil panen dengan estimasi
mencapai sekitar 4 ton jagung, yang dinilai cukup memuaskan dan mencerminkan
pengelolaan pertanian yang baik.
Brigpol Isnain Shafar menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam
setiap tahapan kegiatan pertanian, mulai dari penanaman hingga pascapanen,
merupakan bentuk pendampingan dan motivasi kepada petani agar terus produktif
dan mandiri.
Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata,
tetapi memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat kepolisian
di tingkat desa.
Selain membantu proses pengeringan, kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi
sarana mempererat komunikasi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat,
khususnya kelompok tani. Diharapkan, melalui pendampingan berkelanjutan ini,
sektor pertanian di Desa Tubo Selatan dapat terus berkembang dan berkontribusi
nyata dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
Kegiatan tersebut pun mendapat respons positif dari para petani yang merasa
terbantu dan termotivasi, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam
mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Majene.