
Kasi Humas Polres Majene Sosialisasikan Penolakan Premanisme Berkedok Ormas kepada Pelaku Usaha
Polres Majene – Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menolak aksi premanisme yang berkedok organisasi masyarakat, Kasi Humas Polres Majene, Iptu Suyuti, menggelar sosialisasi kepada pelaku usaha. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu pengusaha pakaian di Majene pada Selasa (25/3/25).
Sosialisasi ini dilakukan sebagai
langkah preventif guna mencegah praktik-praktik premanisme yang dapat merugikan
pelaku usaha maupun investor di wilayah Majene.
Iptu Suyuti menegaskan bahwa aksi
premanisme berkedok ormas tidak hanya mengancam ketertiban umum, tetapi juga
dapat menghambat pertumbuhan ekonomi lokal.
"Kami mengajak seluruh
masyarakat, terutama para pelaku usaha, untuk tidak takut melaporkan segala
bentuk pemerasan, intimidasi, atau tindakan premanisme lainnya yang dilakukan
oleh oknum tertentu dengan mengatasnamakan ormas. Polisi hadir untuk memberikan
perlindungan dan menjamin keamanan bagi seluruh warga," ujar Iptu Suyuti.
Dalam kegiatan ini, Kasi Humas
Polres Majene juga mensosialisasikan layanan kepolisian 110, yang dapat
digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan tindakan kriminal, termasuk
premanisme. Layanan ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha maupun
investor dalam memperoleh respons cepat dari kepolisian jika mengalami atau
mengetahui aksi premanisme.
"Layanan 110 ini merupakan
fasilitas gratis dari kepolisian bagi masyarakat. Kami berharap masyarakat
dapat lebih aktif berpartisipasi dalam menjaga lingkungan yang aman dan
kondusif dengan tidak ragu melaporkan kejadian mencurigakan," tambahnya.
Dengan adanya sosialisasi ini,
diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menolak segala bentuk
premanisme dan bersinergi dengan kepolisian untuk menciptakan kondisi yang
lebih aman dan kondusif di Majene.