Laka Lantas di Jalur Trans Sulawesi, Polsubsektor Tubo Sendana Sigap Tangani Korban
Polres Majene – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Trans Sulawesi Majene–Mamuju. Peristiwa tersebut berlangsung pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 18.10 Wita, tepatnya di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, dan melibatkan satu unit sepeda motor dengan seorang pejalan kaki.
Mendapatkan
laporan dari masyarakat, personel Polsubsektor Tubo Sendana Polres Majene
dengan sigap mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan penanganan
awal, pengamanan lokasi, serta memastikan keselamatan para korban.
Kecelakaan
tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna abu-abu dengan
nomor polisi DC 2612 BP yang dikendarai oleh Rahman (48), warga Batutaku, Desa
Onang, Kecamatan Tubo Sendana. Kendaraan tersebut menabrak seorang pejalan kaki
bernama Muh. Saat (15), yang juga merupakan warga Batutaku, Desa Onang.
Akibat
kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian betis,
sementara pejalan kaki mengalami luka serius berupa patah tulang pada bagian
betis kaki.
Berdasarkan
keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Muh. Toni (18), kecelakaan bermula
saat Muh. Saat berjalan kaki menuju masjid. Ketika berada di pinggir badan
jalan, korban secara tiba-tiba naik ke sisi jalan. Pada saat yang bersamaan,
datang sepeda motor Honda Scoopy yang melaju dari arah Sumakuyu menuju Onang
Utara dan langsung menabrak korban. Benturan keras mengakibatkan Muh. Saat
terlempar ke pinggir jalan dan mengalami patah tulang pada kaki sebelah kanan.
Usai
kejadian, korban segera dilarikan ke Puskesmas Sendana II untuk mendapatkan
pertolongan medis pertama. Sementara itu, pihak kepolisian mengamankan
kendaraan yang terlibat kecelakaan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Menurut
informasi dari pihak Puskesmas Sendana II, korban pejalan kaki rencananya akan
dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene untuk penanganan medis
lanjutan mengingat kondisi cedera yang cukup serius.
Pihak kepolisian mengimbau kepada
seluruh pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, agar senantiasa
meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, khususnya saat melintas di jalur
Trans Sulawesi yang memiliki intensitas lalu lintas cukup tinggi, guna mencegah
terjadinya kecelakaan serupa.