post-image

Pejalan Kaki Meninggal Dunia Pada Tabrakan Maut di Palipi Sendana, Polsek Sendana Sigap Amankan Lokasi Kejadian

Polres Majene - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Majene. Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Palipi, Desa Sendana, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Selasa (24/2/26) sekitar pukul 05.15 WITA. Insiden tersebut melibatkan seorang pengendara sepeda motor dan seorang pejalan kaki yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sepeda motor Yamaha Nmax nomor polisi DC 3254 BY warna silver dikendarai oleh Alimuddin (38), warga Poniang Selatan, Desa Tallubanua, Kecamatan Sendana, bergerak dari arah Mamuju menuju Majene. Saat kejadian, kondisi jalan di wilayah Palipi Desa Sendana dalam keadaan basah akibat hujan yang mengguyur sejak dini hari.

 

Diketahui, sepeda motor tersebut membawa termos ikan di sisi kanan dan kiri kendaraan. Ketika melintas di depan Masjid Jami Annur Palipi, pengendara diduga tidak dapat menghindari seorang pejalan kaki bernama Aco Arif Passokkori (50), warga Palipi, Desa Sendana, yang berada di badan jalan. Tabrakan pun tak terelakkan.

 

Benturan keras menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh dari kendaraannya, sementara pejalan kaki mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

Personel Polsek Sendana yang menerima laporan segera bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara. Petugas langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Nmax.

 

Pengendara sepeda motor segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya. Sementara itu, jenazah korban pejalan kaki disemayamkan di rumah duka pihak keluarga.

 

Kapolsek Sendana, AKP H. Ashari, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut.

 

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Palipi Desa Sendana pada pagi hari sekitar pukul 05.15 WITA. Personel kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta mengamankan barang bukti. Saat ini kasusnya masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP H. Ashari.

 

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat dan jalan dalam keadaan licin.

 

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, terlebih pada pagi hari dengan kondisi jalan basah. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna Jalan Trans Sulawesi agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan demi menghindari kecelakaan yang dapat merenggut nyawa.