Polsek Malunda Gerak Cepat Tangani Laka Lantas di Ulumanda, Satu Orang Luka Serius
Polres Majene - Gerak cepat aparat kepolisian kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Malunda Polres Majene dalam merespons kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan poros Majene–Mamuju. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Ulumanda, tepatnya di Dusun Sulai, Desa Sulai, Minggu malam (5/4/26) sekitar pukul 22.30 WITA.
Kecelakaan melibatkan dua
kendaraan truk, yakni Truk Isuzu bernomor polisi DD 8805 UB yang dikemudikan
Rusli (43), bersama kernetnya Hasnur (20), warga Antang, Kecamatan Manggala,
Kota Makassar. Truk tersebut bertabrakan dengan Truk Mitsubishi bernomor polisi
DD 8856 BU yang dikemudikan Rudi (38), warga Poccoka, Desa Watang Suppa,
Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan kronologis
kejadian, Truk Isuzu yang bergerak dari arah Majene menuju Mamuju menabrak
bagian belakang Truk Mitsubishi yang tengah terparkir di bahu jalan sebelah
kiri saat melintas di Dusun Sulai. Diduga, kondisi jalan yang minim penerangan
pada malam hari menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan tidak dapat
dihindari.
Akibat kejadian tersebut,
kernet Truk Isuzu, Hasnur (20), mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke
puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Ia mengalami luka robek
pada kaki kiri, patah pada bagian paha kanan, patah di bawah lutut kiri, serta
patah pada pergelangan kaki kiri.
Selain korban luka, bagian
depan Truk Isuzu mengalami kerusakan parah dengan estimasi kerugian materiil
sekitar Rp20 juta.
Personel Polsek Malunda
yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan, mengevakuasi korban, serta
mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan kecelakaan lanjutan.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk proses
penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Malunda IPTU
Antonius B dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus
meningkatkan respons cepat terhadap setiap kejadian di wilayah hukumnya. Ia
juga mengimbau kepada para pengemudi agar lebih waspada saat berkendara,
khususnya pada malam hari.
“Pengemudi diharapkan selalu berhati-hati dan memastikan
kondisi kendaraan dalam keadaan aman. Jika berhenti di bahu jalan, wajib
memasang tanda peringatan agar dapat terlihat oleh pengendara lain, sehingga
kecelakaan serupa dapat dihindari,” ujar IPTU Antonius B.