Sat Polair Polres Majene Amankan Pemberangkatan KM Sabuk Nusantara 93 Tujuan Pelabuhan Silopo Polewali Mandar
Polres Majene – Personel Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Majene melaksanakan pengamanan ketat terhadap proses pemberangkatan Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 93 Perintis yang bertolak dari Pelabuhan Passarang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, menuju Pelabuhan Silopo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Jumat (23/1/2026).
Pengamanan
tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polair Polres Majene, Iptu Armin, sebagai
bentuk komitmen kepolisian dalam menjamin keamanan, keselamatan, serta
kelancaran aktivitas transportasi laut, khususnya kapal perintis yang menjadi
sarana vital mobilitas masyarakat antarpulau.
Berdasarkan
data manifes, jumlah penumpang KM Sabuk Nusantara 93 pada pelayaran kali ini
tercatat sebanyak 151 orang, dengan rincian 138 penumpang dewasa, 12 anak-anak,
dan 1 bayi. Seluruh penumpang menjalani proses pemeriksaan sebelum naik ke atas
kapal guna memastikan pelayaran berlangsung aman dan tertib.
Dalam
pelaksanaan tugasnya, Sat Polair Polres Majene tidak bekerja sendiri.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Syahbandar Kabupaten
Majene, PT Pelni Cabang Parepare, serta petugas Karantina Hewan dan Ikan Satker
Pelabuhan.
Sinergi lintas instansi ini
difokuskan pada pengecekan kelengkapan administrasi kapal, pemeriksaan
identitas penumpang, serta pengawasan terhadap barang bawaan untuk mencegah
adanya muatan berbahaya, barang terlarang, maupun potensi pelanggaran hukum
lainnya.
Kasat
Polair Polres Majene, Iptu Armin, menyampaikan bahwa kehadiran personel Sat
Polair di pelabuhan merupakan langkah preventif untuk meminimalisir gangguan
keamanan dan menjamin kenyamanan masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
“Pengamanan ini kami lakukan untuk
memastikan seluruh proses keberangkatan kapal berjalan sesuai prosedur dan
memberikan rasa aman kepada para penumpang,” ujarnya.
Dengan
pengamanan yang maksimal dan koordinasi yang solid antarinstansi terkait,
pemberangkatan KM Sabuk Nusantara 93 Perintis berlangsung aman, lancar, dan
kondusif. Diharapkan, upaya ini dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat
terhadap layanan transportasi laut, khususnya kapal perintis yang menjadi urat
nadi konektivitas wilayah pesisir dan kepulauan di Sulawesi Barat.