Sat Polair Polres Majene Perketat Patroli Perairan, Tegaskan Larangan Alat Tangkap Merusak Demi Kelestarian Laut
Polres Majene - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah laut maritim serta melindungi kelestarian ekosistem pesisir, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polair) Polres Majene menggelar patroli perairan di sepanjang pesisir pantai Pangali-ali hingga Rangas, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan patroli perairan tersebut dipimpin langsung oleh
Kasat Polair Polres Majene, IPTU Armin, bersama personel Sat Polair. Patroli
ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi
gangguan keamanan laut serta praktik penangkapan ikan yang dapat merusak lingkungan
perairan.
Dalam pelaksanaan patroli,
IPTU Armin beserta personel aktif menyambangi para nelayan yang sedang
beraktivitas di laut. Selain melakukan pemantauan situasi kamtibmas perairan,
petugas juga memberikan himbauan dan penekanan kepada masyarakat nelayan agar
tidak menggunakan alat tangkap yang dilarang, seperti bom ikan, bius, maupun
metode lain yang dapat merusak ekosistem biota laut.
Kasat Polair menegaskan
bahwa penggunaan alat tangkap ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga
berdampak serius terhadap kelangsungan sumber daya laut dan mata pencaharian
nelayan itu sendiri. Oleh karena itu, Polair Polres Majene terus mengedepankan
pendekatan humanis dan edukatif agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya
menjaga laut semakin meningkat.
Selain itu, petugas juga
mengingatkan para nelayan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat
melaut, dengan membawa kelengkapan administrasi kapal, pelampung keselamatan,
serta obat-obatan sebagai persediaan di atas kapal. Langkah ini dinilai penting
guna meminimalisir risiko kecelakaan laut dan memastikan aktivitas melaut
berjalan aman.
Melalui patroli perairan yang rutin dan berkelanjutan, Sat
Polair Polres Majene berharap terciptanya situasi perairan yang aman, tertib,
serta terjaganya kelestarian lingkungan laut di wilayah pesisir Kabupaten
Majene, demi keberlanjutan sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat
nelayan.